SEPI

5 03 2008

Sayup-sayup kumendengar suara lagumu

Dan tak kuragukan lagi akan adanya bayangan masa lalu

Kumelihat seyummu yang takkan ada yang menyamai

Kubertanya pada diriku,

Masih untukkukah senyum itu tercipta?

Tubuh ini terasa membeku ketika kau kembali

Hadir didalam kehidupanku

Yang dahulu pernah ingin kumenguburnya

Sungguh kusangat membutuhkan dan merindukanmu

Merindukan tawa dan senyum indahmu

Batin ini merasakan betapa berharganya dirimu

Untuk menjadi semangat di hari-hari ini

Palung-palung hatipun seakan membalas senyum

Terindah dan terhangat yang pernah kumiliki

dan itu adalah dirimu…….


Tindakan

Information

Satu tanggapan

24 03 2008
Elfrida

Kalo puisi yg ini lumayan jg kok.
GBU

Tinggalkan komentar