Tlah kusadari s’buah kenyataan
Yang dahulu tak pernah kumerasakan kehadirannya
Aku ternyata masih saja sendiri melewati hari-hari
Tak akan ada jiwa-jiwa yang bisa memahami
Akan apa yang tlah aku alami dan aku rasakan
Beban yang slama ini aku pendam dalam hatiku
Kini tak sanggup lagi aku menyimpannya dalam hati
Dinding-dinding tulangku telah merapuh
Setelah sekian lama digerogoti oleh rasa sesak dada ini
Menekan ke setiap denyut nadi dan nafasku
Tak kurasakan lagi rasa sepi ini yang tak pernah berakhir
Meskipun ingin aku mengakhiri bersama terhentinya tulisan-tulisan ini
Tetang kisah cintaku bersama duka dan bahagiaku
Lembaran-lembaran kisah ini telah menghilang
Lenyap dari tempat yang seharusnya
Dan sampai kini lembaran ini masih menjadi misteri
Rahasia hidup dan cintaku,
Bersama kisah-kisahkuTlah kusadari s’buah kenyataan
Yang dahulu tak pernah kumerasakan kehadirannya
Aku ternyata masih saja sendiri melewati hari-hari
Tak akan ada jiwa-jiwa yang bisa memahami
Akan apa yang tlah aku alami dan aku rasakan
Beban yang slama ini aku pendam dalam hatiku
Kini tak sanggup lagi aku menyimpannya dalam hati
Dinding-dinding tulangku telah merapuh
Setelah sekian lama digerogoti oleh rasa sesak dada ini
Menekan ke setiap denyut nadi dan nafasku
Tak kurasakan lagi rasa sepi ini yang tak pernah berakhir
Meskipun ingin aku mengakhiri bersama terhentinya tulisan-tulisan ini
Tetang kisah cintaku bersama duka dan bahagiaku
Lembaran-lembaran kisah ini telah menghilang
Lenyap dari tempat yang seharusnya
Dan sampai kini lembaran ini masih menjadi misteri
Rahasia hidup dan cintaku,
Bersama kisah-kisahku
Bayang-bayang
13 03 2008Komentar : 4 Komentar »
Kategori : Puisi
SEPI
5 03 2008Sayup-sayup kumendengar suara lagumu
Dan tak kuragukan lagi akan adanya bayangan masa lalu
Kumelihat seyummu yang takkan ada yang menyamai
Kubertanya pada diriku,
Masih untukkukah senyum itu tercipta?
Tubuh ini terasa membeku ketika kau kembali
Hadir didalam kehidupanku
Yang dahulu pernah ingin kumenguburnya
Sungguh kusangat membutuhkan dan merindukanmu
Merindukan tawa dan senyum indahmu
Batin ini merasakan betapa berharganya dirimu
Untuk menjadi semangat di hari-hari ini
Palung-palung hatipun seakan membalas senyum
Terindah dan terhangat yang pernah kumiliki
dan itu adalah dirimu…….
Komentar : 1 Komentar »
Tag: curhat, Puisi, racun
Kategori : Puisi
Ketika Kau Melepasku
5 03 2008Bintang-bintang di langit masih tetap bersinar
Hari masih sama seperti yang dulu
Tetapi bulan telah berganti sekali
Entah berapa lama kutak melihat wajahmu
Komentar : 1 Komentar »
Kategori : Puisi



Komen X'an