Serunya G. Argo Piloso

23 05 2008

Wah…. wah …. akhirnya penantianku ingin nakluk’in G. Argo Piloso terbayar lunas hari minggu-selasa kemaren 😆 . Simak yach critaq gimana serunya perjalananku waktu tu, OK!

Gini critanya,….

Kami berkumpul di depan RSU Soewondo tepat seperti yang direncanakan. Tapi karena beberapa orang yang suka “ngaret” ato molorin waktu (biasa kebiasaan buruk yang sering terjadi), kami berangkat ga bisa tepat waktu sesuai rencana, yach…. dampaknya kami baru nyampai ke “Terminal Bus Colo” sekitar jam 3 sore.

Eh, da yang klewatan sebelum sampai diterminal (tepatnya di perbatasan Desa Gembong-Kudus) kami dicegat oleh segerombolan rampok Bro!!! (tu sebutan yang bagus kayaknya 😆 ), Sebenernya ga rampok se, tapi tepatnya rampok yang bertitel Abdi Pemerintah “bukan polisi lo?” (wah pokoknya seru dech waktu tu). Yach yang namanya rampok kalo dah dikasih yang dia mau pasti lancar dah urusannya, akhirnya kami bisa jalan & cabut dari sarang laknat tu.

Sesampainya di terminal kami istirahat sejenak truz langsung jalan menyusuri sungai menuju Air Terjun Montel / “ATM” (sebenernya se da jalan yang lebih layak dilalui tapi,…. untuk menghidari locket pembayaran kami ambil jalan sungai tu). Sepanjang perjalanan menyusuri sungai udaranya sangat “adem” & banyak pohon bambu yang tumbuh kayak d’film2 samurai jepang lagian ditambah dengan bebatuan sungai yang kami lalui menambah viewnya makin dapet & X-treme abiz pokoknya.

Karena saking asyiknya menikmati perjalanan ga terasa nyampai juga di ATM (Air Terjun Montel). Semangatnya air berjatuhan, Bunyi ricuhnya air, Kemesraan orang2 pacaran disambut gelak tawa canda riang anak-anak ditambah dengan kebisingan yang kami buat menambah tempat yang indah itu makin ramai (Wuah…ahhh… pokoknya keren habiz). Sambil istirahat sejenak kami isi acara dengan makan perbekalan yang seadanya. Setelah beristirahat secukupnya kami melanjutkan perjalanan menuju ke Air Tiga Rasa ato Rejenu “kata orang sana” ( sebut ja ATR). Jalan menuju ATR lumayan tinggi & jauh (untung dah d’buat jalan beton jadi kami jalannya ga terlalu sulit), Anehnya dijalan tu sring dialui oleh tukang ojek yang tarik pancal kopling (mungkin para tukang ojek disana mantan pembalap 😆 he…he…) yang ga jarang bikin kami kaget & harus hati2 melalui jalan tu.

😀 Hore…… sekitar jam 5 lebih kami berhasil juga sampai di ATR Bro!!! Karena waktu dah mulai gelap & kondisi fisik ada yang kurang fit kami memutuskan untuk mendirikan tenda ditempat itu & menginap barang semalam disana. Waktu malam kami isi acara dengan seadanya, ada yang makan, ada yang nyanyi-nyanyi sambil maen gitar & tak jarang juga ada yang mampus duluan terjerat racun alam mimpi.

Keesokan paginya kami mutusin berangkat sekitar jam 8 pagi setelah sarapan (Sebagian dari kami ada yang ga ikut nerus’in perjalan sampai dipuncak). Disini ni bro petualangan yang sebenernya!! tapi,…. dah sore nich & kerjaanku belom kelar jadi aq terusin critanya ntar kalo da kesempatan & waktu luang gi, OK!!

GBU,….. 😀

Iklan




Kenyamanan + Hanya Diam = Masalah Besar

11 05 2008

Selama ini kita sering berfikir & beranggapan bahwa “kenyamanan” adalah bukan suatu masalah bagi kita. Kita sering mengira “kenyamanan” adalah suatu anugrah ato berkat yang TUHAN taruh dalam hidup kita ( itu memang benar ), tapi disisi lain “kenyamanan” adalah senjata terkuat setan 👿 buat menghayutkan kita & masuk kedalam masalah yang besar. Coba kita ingat-ingat diri kita sebagai contohnya ( yach ni sebenernya sich pengalaman pribadi sich, kalo gitu contohnya aku 😆 hwa… ha… ), kalo TUHAN sering mencurahkan berkatnya atas kita hari makin hari semakin tambah diberkati apa yang sring kita lakukan? Yach pada awal-awal sich pasti masih ingat pada TUHAN tapi, coba kalo itu terjadi dalam waktu yang cukup lama? Kebanyakan ( nich kebanyakan lho? jadi bukan semua orang gini! ) orang pasti akan terlena & terhayut akan berkat ini! ya ga? & truz apa yang terjadi kalo kita terhayut? Pasti kita akan lupa sama pencipta kita “TUHAN”! Itulah yang setan kerjakan kalo kita terhayut dalam berkat.

Sebenernya di bangsa kita Indonesia ini banyak contoh “kenyamanan” yang menyesatkan & merugikan orang disekitar hingga membuat suatu masalah yang besar bagi bangsa ini. Coba kita lihat “Koruptor”, seandainya seorang koruptor tidak diketahui korupsi, apa yang terjadi? Pasti dia akan merasa nyaman dengan apa yang dia lakukan, toh itu menguntungkan baginya? ya ga? tapi kita lihat “kenyamanan” disini, apa kenyamanan ini datangnya dari TUHAN? Bukan! “kenyamanan” model kayak gini adalah tawaran sesat dari setan agar kita terhayut didalamnya. Trus gimana kita harus menghadapinya kalo kita sudah terlanjur nyaman dengan keadaan ini? Apakah dengan trus “Hanya Diam”? itu adalah bukan suatu jawaban, kalo kita hanya diam dengan kenyamanan ini, kita akan terbawa ke situasi masalah yang sangat besar melebihi masalah yang sering kita hadapi! Trus langkah apa yang harus kita tempuh? Yang harus kita lakukan adalah kita berani melangkah keluar dalam situasi “kenyamanan” ini.
Contoh “kenyamanan: yang lain sebenernya ada banyak, contohnya: Sebagai anak muda kita sering nyaman denga pacar kita & dengan apa yang kita lakukan ( alah tau kan maksudku? He…he.. 😆 ), yang lainnya nyaman dengan posisi Ratu Gosip ( Suka bohong, fitnah, membicarakan orang lain, dll… ), trus nyaman dengan …… alah pokoknya banyak dech, jadi hati-hati sama posisimu sekarang apakah kamu sekarang merasa nyaman?

Coba kita ingat juga kalo kita berada dalam suatu masalah ( diluar dari kenyamanan ) kita pasti selalu dekat dengan TUHAN, kita sering minta tolong sama TUHAN, itulah yang TUHAN inginkan dalam setiap hidup kita, bukan berarti TUHAN suka kalo kita dalam masalah tapi, itu adalah tanda dari TUHAN bahwa Dia cinta pada kita, Dia memerhatikan kita, & Dia peduli pada kita ( maksudnya biar kita tidak jatuh kedalam kenyamanan, perangkap si setan ).

Sebenernya masalah demi masalah yang TUHAN taruh dalam hidup kita adalah suatu proses dimana TUHAN mau membentuk suatu karakter kerohanian kita. Jadi jangan lari dari masalah tapi hadapi masalah itu ( walo kita jatuh bangun. Tenang, TUHAN tidak akan membiarkan masalah menghimpit kita. Karna semua telah TUHAN atur sesuai kemampuan kita ) karna setiap masalah yang kita hadapi, akan membawa ke berkat yang TUHAN telah siapkan.

Coba kita lihat contoh…. Hm…m… Guci yang bagus, indah & tentunya sangat mahal. Kalo kita tengok pembuatannya gimana? Pasti butuh proses-proses hingga akhirnya tercipta guci itu kan? Ya itulah, proses tiap proses ato masalah demi masalah yang sering kita hadapi bagaikan proses dimana pembentukan guci itu. Jadi jangan lari dari masalah tapi hadapi masalah itu, karna masalah demi masalah akan membawa kita ke tingkatan kerohanian yang lebih dewasa. Wah kok jadi sok Rohani gini yach? 😆 Wha…ha…. ha… padahal yang ingin aku posting soal “kenyamanan” doank. Tapi sudahlah mungkin ini memang mau-Nya TUHAN aku mosting sampai ini, semoga postinganku ini bisa jadi berkat bagi kalian semua, OK! GBU 😀





Pengalaman Muncakku

6 05 2008

Doc. Agustus 2007

Pengalaman yang tak pernah kulupakan dalam hidupku, ga terasa dah mo setahun. Yach, aku sendiri bingung kenapa aku sampai bisa menyukai hal yang namanya naek gunung, padahal waktu diajak untuk pertama kalinya aku ga mau ikut ( Tapi karena dipaksa & diejek-ejek aku jadi ikut ). Tapi dari situ hidupku terasa aneh, asyik, menyenangkan & juga pasti ada yang menyakitkan ( Mo tau yang menyakitkan? baca postingan Kehancuran Naga & Awal! ). Dari pengalaman pertama itulah aku jadi suka naek gunung. Bagiku kalo dah sampai di puncak rasanya nyenengin, entah kenapa hatiku terasa damai, tubuhku ringan kayak tanpa beban. Pokoknya menyenangkan dech ( sulit aku ngungkapinnya ).